SEMINAR PEMAHAMAN PROPER BAGI PENGURUS KADIN INDONESIA

SEMINAR PEMAHAMAN PROPER BAGI PENGURUS KADIN INDONESIA

Dalam rangka memberikan pemahaman Program Penilaian Peringkat Kinerja Lingkungan Hidup Perusahaan (PROPER) bagi jajaran pengurus Kamar Dagang & Industri (KADIN) Indonesia, KADIN Indonesia melalui bidang Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim dan Pembangunan Berkelanjutan (LHPIPB) telah menyelenggarakan “Seminar Pemahaman PROPER” bekerjasama dengan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH).

PROPER merupakan salah satu upaya KLH untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi. Dilakukan melalui berbagai kegiatan yang diarahkan untuk:

– Mendorong perusahaan untuk menaati peraturan perundang-undangan melalui insentif dan disinsentif reputasi, dan

– Mendorong perusahaan yang sudah baik kinerja lingkungannya untuk menerapkan produksi bersih.

Insentif dalam bentuk penyebarluasan kepada publik tentang reputasi atau citra baik bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang baik. Ini ditandai dengan label Biru, Hijau dan Emas. Disinsentif dalam bentuk penyebarluasan reputasi atau citra buruk bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang tidak baik. Ini ditandai dengan label Merah dan Hitam.

Selama 2 (dua) tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah perusahaan yang ditetapkan menjadi peserta PROPER secara signifikan. Rata-rata meningkat 313 perusahaan per tahun, kenaikan ini 3 kali lipat di bandingkan dengan periode 2003-2009 dan tahun 2014 diproyeksikan perusahaan peserta PROPER mencapai 2000 perusahaan.

Sesuai dengan mekanisme PROPER, perusahaan yang memperoleh peringkat HITAM diserahkan kepada unit yang menangani penegakan hukum lingkungan. Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan telah menindaklanjuti 49 perusahaan peringkat hitam periode tahun 2010-2011. Dua perusahaan direkomendasikan untuk proses penyidikan, 37 perusahaan dikenakan paksaan Pemerintah untuk membangun unit-unit pengendalian limbah, 6 perusahaan dikenakan sanksi administrasi, 2 perusahaan dikenakan teguran tertulis dan 2 perusahaan ditutup.

PROPER bersifat mandatory sehingga penaatan lingkungan hidup harus dikelola secara cermat dan profesional. Untuk mengelolanya secara efektif, diperlukan pemahaman yang baik atas persyaratan PROPER, pemahaman terhadap kriteria penilaian dan penyiapan dokumen PROPER. Untuk itulah Seminar Pemahaman PROPER ini sangat penting bagi seluruh Jajaran Pengurus KADIN Indonesia dan bagi seluruh perusahaan anggota KADIN.

Seminar Pemahaman PROPER ini telah dilangsungkan pada hari Kamis, tanggal 24 Oktober 2013, bertempat di Ruang AEBC Menara Kadin Indonesia Lantai 29, Jakarta, sebagai seminar setengah hari, dengan nara sumber Drs. MR Karliansyah MSi (Deputi II MenLH Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan KLH). Seminar ini dimoderatori oleh Drs. Utomo Santoso, Ketua Komtap Industri Berkelanjutan dan Iklim (KIBI) LHPIPB KADIN Indonesia yang juga Direktur Utama P.T. Teknotama Lingkungan Internusa. Seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Bidang LHPIPB Shinta Kamdani.

Pada seminar ini dibahas PROPER secara umum, kriteria penilaian, tugas dan kewajiban perusahaan untuk mendapatkan peringkat yang tinggi, benefit dan liability bagi perusahaan, seperti di bidang finansial dan perbankan, legal dan citra perusahaan. Seminar yang dihadiri sekitar 30 peserta ini, diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung seru dan bermanfaat bagi seluruh peserta.

(SG/241013)


Print   Email

Related Articles